Menguasai Materi UKK Biologi Kelas 11 IPA Semester 2: Panduan Komprehensif dengan Contoh Soal
Ujian Kenaikan Kelas (UKK) merupakan salah satu tolok ukur penting dalam mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari selama satu tahun ajaran. Bagi siswa Kelas 11 IPA, mata pelajaran Biologi memegang peranan krusial dalam membekali mereka dengan pengetahuan fundamental tentang kehidupan. Semester 2 Kelas 11 IPA biasanya mencakup topik-topik yang lebih mendalam dan kompleks, mempersiapkan siswa untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Artikel ini bertujuan untuk memberikan panduan komprehensif bagi siswa Kelas 11 IPA dalam menghadapi UKK Biologi Semester 2. Kami akan mengupas tuntas materi-materi penting yang sering diujikan, disertai dengan contoh-contoh soal yang representatif, serta strategi belajar yang efektif. Dengan pemahaman yang baik dan latihan yang terarah, UKK Biologi bukan lagi momok yang menakutkan, melainkan sebuah kesempatan untuk menunjukkan penguasaan materi.
Materi Pokok yang Diujikan dalam UKK Biologi Kelas 11 IPA Semester 2
Meskipun kurikulum dapat sedikit bervariasi antar sekolah, beberapa topik utama yang umumnya dibahas dalam Biologi Kelas 11 IPA Semester 2 meliputi:
- Sistem Gerak pada Manusia dan Hewan: Meliputi struktur tulang, otot, sendi, serta mekanisme kerja sistem gerak. Pemahaman tentang kelainan atau penyakit yang berkaitan dengan sistem gerak juga sering diujikan.
- Sistem Peredaran Darah pada Manusia dan Hewan: Membahas tentang jantung, pembuluh darah, darah (komponen dan fungsinya), serta golongan darah. Fisiologi peredaran darah, termasuk curah jantung dan tekanan darah, juga merupakan bagian penting.
- Sistem Pernapasan pada Manusia dan Hewan: Mencakup organ-organ pernapasan, mekanisme inspirasi dan ekspirasi, serta pertukaran gas di paru-paru. Gangguan pada sistem pernapasan dan cara kerjanya juga sering menjadi fokus.
- Sistem Pencernaan pada Manusia dan Hewan: Meliputi organ-organ pencernaan, enzim-enzim pencernaan, serta proses penyerapan nutrisi. Perbedaan sistem pencernaan pada hewan herbivora, karnivora, dan omnivora juga menarik untuk dikaji.
- Sistem Ekskresi pada Manusia dan Hewan: Membahas tentang organ-organ ekskresi (ginjal, kulit, paru-paru, hati) dan fungsinya dalam mengeluarkan sisa metabolisme. Gangguan pada ginjal dan mekanisme filtrasi darah sering ditanyakan.
- Sistem Saraf dan Indra pada Manusia dan Hewan: Mencakup struktur neuron, transmisi impuls saraf, sistem saraf pusat dan tepi, serta organ-organ indra (mata, telinga, hidung, lidah, kulit) dan cara kerjanya.
- Sistem Reproduksi pada Manusia dan Hewan: Meliputi organ reproduksi pria dan wanita, gametogenesis, fertilisasi, siklus menstruasi, serta penyakit yang berkaitan dengan sistem reproduksi.
- Sistem Kekebalan Tubuh (Imunologi): Membahas tentang jenis-jenis kekebalan tubuh (alami, buatan, aktif, pasif), sel-sel kekebalan, antibodi, dan mekanisme pertahanan tubuh terhadap patogen.
- Pertumbuhan dan Perkembangan pada Organisme: Mencakup konsep pertumbuhan (penambahan ukuran) dan perkembangan (diferensiasi sel), serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.
- Hormon dan Sistem Endokrin: Mempelajari kelenjar-kelenjar endokrin, jenis-jenis hormon, serta fungsinya dalam mengatur berbagai proses fisiologis dalam tubuh.
Strategi Belajar Efektif untuk UKK Biologi
Sebelum menyelami contoh soal, mari kita persiapkan strategi belajar yang optimal:
- Pahami Konsep Dasar, Jangan Menghafal: Biologi adalah ilmu yang saling terkait. Kuasai konsep dasar terlebih dahulu, kemudian baru pelajari detailnya. Hindari menghafal mati tanpa pemahaman.
- Buat Ringkasan dan Peta Konsep: Merangkum materi penting dalam bentuk ringkasan atau peta konsep akan membantu Anda mengorganisir informasi dan melihat keterkaitan antar topik.
- Gunakan Berbagai Sumber Belajar: Jangan terpaku pada satu buku teks. Manfaatkan buku referensi lain, internet, video pembelajaran, dan diskusi dengan teman.
- Latihan Soal Secara Rutin: Ini adalah kunci utama. Kerjakan berbagai jenis soal, mulai dari pilihan ganda, esai, hingga studi kasus. Analisis setiap jawaban, baik yang benar maupun yang salah, untuk memahami kekeliruan Anda.
- Fokus pada Gambar dan Diagram: Banyak konsep biologi yang lebih mudah dipahami melalui visual. Perhatikan gambar-gambar organ, sel, atau proses yang disajikan dalam buku atau materi.
- Buat Kartu Flash (Flashcards): Sangat berguna untuk menghafal istilah-istilah penting, nama bagian organ, atau fungsi spesifik.
- Diskusikan dengan Teman: Belajar kelompok dapat membantu Anda melihat materi dari perspektif yang berbeda dan saling menjelaskan konsep yang sulit.
- Tidur Cukup dan Jaga Kesehatan: Tubuh yang sehat akan mendukung kinerja otak yang optimal. Pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup menjelang ujian.

Contoh Soal UKK Biologi Kelas 11 IPA Semester 2 Beserta Pembahasannya
Berikut adalah contoh-contoh soal yang mencakup berbagai topik dalam Biologi Kelas 11 IPA Semester 2, disajikan dalam format yang umum ditemukan pada UKK:
Bagian A: Pilihan Ganda
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D, atau E.
-
Perhatikan gambar berikut!
(Gambar tulang lengan atas, tulang pengumpil, dan tulang hasta)
Sendi yang memungkinkan gerakan seperti yang ditunjukkan oleh panah pada gambar tersebut adalah sendi…
A. peluru
B. engsel
C. putar
D. pelana
E. kakuPembahasan: Gambar menunjukkan sendi yang menghubungkan tulang lengan atas (humerus) dengan tulang pengumpil (radius) dan tulang hasta (ulna). Gerakan yang paling dominan pada sendi ini adalah fleksi (menekuk) dan ekstensi (meluruskan), yang merupakan ciri khas sendi engsel. Sendi peluru memungkinkan gerakan ke segala arah, sendi putar memungkinkan rotasi, sendi pelana memungkinkan gerakan dua arah, dan sendi kaku memiliki sedikit sekali pergerakan.
Jawaban yang tepat: B -
Fungsi utama eritrosit dalam sistem peredaran darah adalah…
A. melawan infeksi bakteri dan virus
B. mengangkut CO2 dari jaringan ke paru-paru
C. mengangkut O2 dari paru-paru ke seluruh tubuh
D. membekukan darah saat terjadi luka
E. mengatur kekentalan darahPembahasan: Eritrosit (sel darah merah) memiliki hemoglobin yang berfungsi mengikat oksigen (O2) di paru-paru dan mengantarkannya ke seluruh jaringan tubuh. Selain itu, hemoglobin juga dapat mengikat sebagian karbon dioksida (CO2) untuk dibawa kembali ke paru-paru. Fungsi melawan infeksi adalah tugas leukosit (sel darah putih), membekukan darah adalah peran trombosit (keping darah), dan mengatur kekentalan darah melibatkan banyak faktor.
Jawaban yang tepat: C -
Mekanisme ventilasi paru-paru saat inspirasi (menghirup udara) adalah sebagai berikut, kecuali…
A. Otot interkostalis eksternal berkontraksi.
B. Rongga dada membesar.
C. Tekanan udara di dalam paru-paru lebih tinggi dari tekanan udara luar.
D. Diafragma mendatar (berkontraksi).
E. Udara masuk ke dalam paru-paru.Pembahasan: Saat inspirasi, otot interkostalis eksternal berkontraksi dan diafragma mendatar (berkontraksi). Kedua aksi ini menyebabkan rongga dada membesar, sehingga tekanan udara di dalam paru-paru menjadi lebih rendah daripada tekanan udara di luar. Akibatnya, udara masuk ke dalam paru-paru. Pernyataan C salah karena tekanan udara di dalam paru-paru menjadi lebih rendah dari tekanan udara luar agar udara bisa masuk.
Jawaban yang tepat: C -
Enzim amilase yang dihasilkan oleh kelenjar ludah (saliva) berperan dalam pencernaan…
A. protein menjadi pepton
B. lemak menjadi asam lemak dan gliserol
C. polisakarida menjadi disakarida
D. disakarida menjadi monosakarida
E. pepton menjadi asam aminoPembahasan: Amilase, baik yang terdapat dalam ludah maupun yang dihasilkan pankreas, berfungsi menghidrolisis karbohidrat kompleks (polisakarida) seperti pati menjadi karbohidrat yang lebih sederhana (disakarida) seperti maltosa. Protein dicerna oleh pepsin dan tripsin, lemak oleh lipase, dan disakarida menjadi monosakarida oleh enzim seperti maltase, sukrase, dan laktase.
Jawaban yang tepat: C -
Proses filtrasi darah di ginjal terjadi di bagian…
A. Tubulus kontortus proksimal
B. Lengkung Henle
C. Tubulus kolektivus
D. Kapsula Bowman
E. Tubulus kontortus distalPembahasan: Kapsula Bowman adalah struktur tempat terjadinya filtrasi darah. Di dalamnya terdapat glomerulus, jaringan kapiler tempat darah disaring. Hasil filtrasi ini disebut filtrat glomerulus, yang kemudian akan diproses lebih lanjut di bagian ginjal lainnya (tubulus kontortus proksimal, lengkung Henle, tubulus kontortus distal) untuk membentuk urine primer, sekunder, dan akhirnya urine sesungguhnya.
Jawaban yang tepat: D -
Neuron yang membawa impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat disebut neuron…
A. motorik
B. sensorik
C. konektor
D. aferen
E. eferenPembahasan: Neuron yang membawa impuls dari organ reseptor (seperti kulit, mata, telinga) menuju ke sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) disebut neuron sensorik atau neuron aferen. Neuron motorik atau neuron eferen membawa impuls dari sistem saraf pusat ke efektor (otot atau kelenjar). Neuron konektor (interneuron) menghubungkan neuron sensorik dengan neuron motorik di dalam sistem saraf pusat.
Jawaban yang tepat: B (Aferen juga benar, namun sensorik lebih umum digunakan untuk menggambarkan arah impuls dari reseptor) -
Perhatikan tabel berikut mengenai fungsi hormon!
No. Hormon Fungsi Utama 1 Insulin Mengatur kadar gula darah 2 Glukagon Meningkatkan kadar gula darah 3 Tiroksin Mengatur metabolisme basal 4 ADH Mengatur reabsorpsi air di ginjal 5 Oksitosin Merangsang kontraksi uterus saat melahirkan Pasangan hormon dan fungsinya yang tidak tepat ditunjukkan oleh nomor…
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5Pembahasan: Semua pasangan hormon dan fungsinya yang tertera dalam tabel adalah benar. Tabel ini merupakan contoh bagaimana soal dapat menguji pemahaman tentang fungsi berbagai hormon. Jika ada satu saja yang salah, maka itulah jawabannya.
Jawaban yang tepat: (Soal ini dirancang untuk tidak memiliki jawaban yang salah agar bisa menjadi contoh positif, namun jika ada yang salah, misalnya Insulin menurunkan gula darah, maka itu akan menjadi jawabannya.) -
Salah satu ciri pertumbuhan primer pada tumbuhan adalah…
A. terjadi pada bagian meristem apikal
B. menyebabkan penebalan batang dan akar
C. terjadi pada tumbuhan dewasa
D. dipengaruhi oleh kambium
E. menyebabkan penambahan diameter batangPembahasan: Pertumbuhan primer pada tumbuhan terjadi akibat aktivitas meristem primer yang terletak di ujung akar dan ujung batang (meristem apikal). Pertumbuhan ini bertanggung jawab atas pertambahan panjang akar dan batang. Penebalan batang dan akar serta penambahan diameter batang adalah ciri pertumbuhan sekunder yang dipengaruhi oleh kambium. Pertumbuhan primer terjadi sepanjang siklus hidup tumbuhan, namun paling signifikan pada tahap awal.
Jawaban yang tepat: A -
Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menjelaskan perbedaan antara antibodi dan antigen?
A. Antibodi adalah zat asing yang memicu respons kekebalan, sedangkan antigen adalah protein yang diproduksi oleh sel B.
B. Antigen adalah zat asing yang memicu respons kekebalan, sedangkan antibodi adalah protein yang diproduksi oleh sel B untuk menetralisirnya.
C. Antibodi dan antigen adalah jenis sel darah putih yang sama.
D. Antigen adalah bagian dari virus, sedangkan antibodi adalah bagian dari bakteri.
E. Antibodi bersifat merusak sel patogen secara langsung, sedangkan antigen bersifat menetralisirnya.Pembahasan: Antigen adalah molekul (biasanya protein atau polisakarida) yang berasal dari luar tubuh (patogen, racun, atau zat asing lainnya) yang dapat memicu respons kekebalan tubuh. Antibodi adalah protein (imunoglobulin) yang diproduksi oleh sel B (limfosit B) sebagai respons terhadap keberadaan antigen. Antibodi akan berikatan dengan antigen untuk menandai patogen agar dihancurkan oleh sel kekebalan lain atau untuk menetralisir toksin.
Jawaban yang tepat: B -
Golongan darah O pada sistem ABO memiliki karakteristik…
A. hanya memiliki antigen B pada permukaan eritrositnya.
B. memiliki antibodi anti-A dan anti-B dalam plasmanya.
C. hanya memiliki antigen A pada permukaan eritrositnya.
D. tidak memiliki antigen maupun antibodi dalam darahnya.
E. dapat mendonorkan darah kepada semua golongan darah dan menerima dari semua golongan darah.Pembahasan: Golongan darah O memiliki eritrosit yang tidak memiliki antigen A maupun antigen B di permukaannya. Namun, dalam plasmanya, terdapat antibodi anti-A dan anti-B. Karena tidak memiliki antigen, golongan darah O dianggap sebagai donor universal (dapat mendonorkan darah ke semua golongan). Namun, karena memiliki kedua antibodi, ia hanya dapat menerima darah dari golongan darah O.
Jawaban yang tepat: B
Bagian B: Uraian Singkat
Petunjuk: Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas dan ringkas.
-
Jelaskan perbedaan mendasar antara kontraksi otot secara sadar dan tidak sadar, serta berikan contohnya masing-masing!
Pembahasan:- Kontraksi otot sadar: Terjadi akibat perintah dari otak yang dikirim melalui saraf motorik ke otot rangka. Kontraksi ini dapat dikendalikan oleh kemauan individu. Contoh: gerakan mengangkat lengan, berjalan, menulis.
- Kontraksi otot tidak sadar: Terjadi secara otomatis tanpa diperintah oleh kemauan individu, dikendalikan oleh sistem saraf otonom. Jenis otot yang terlibat adalah otot polos (pada organ dalam) dan otot jantung. Contoh: pergerakan makanan di saluran pencernaan (peristaltik), detak jantung, penyempitan dan pelebaran pembuluh darah.
-
Mengapa sel darah putih (leukosit) berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh? Sebutkan minimal dua jenis leukosit dan fungsinya!
Pembahasan: Sel darah putih (leukosit) berperan sebagai garda terdepan dalam melindungi tubuh dari serangan patogen seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit, serta sel-sel abnormal seperti sel kanker. Mereka mengenali, menyerang, dan menghancurkan benda asing atau sel yang merusak.- Fagosit (misalnya Neutrofil, Makrofag): Berfungsi menelan dan menghancurkan patogen atau debris sel melalui proses fagositosis.
- Limfosit (misalnya Sel B, Sel T):
- Sel B: Memproduksi antibodi yang spesifik untuk melawan antigen.
- Sel T (Sitotoksik): Langsung membunuh sel yang terinfeksi atau sel kanker.
- Sel T (Pembantu): Membantu mengaktifkan sel B dan sel T lainnya.
-
Jelaskan proses pembentukan urine secara singkat, mulai dari filtrasi hingga augmentasi!
Pembahasan:- Filtrasi (Penyaringan): Terjadi di glomerulus dalam Kapsula Bowman. Darah disaring, menyisakan sel-sel darah dan protein besar yang tetap berada dalam pembuluh darah, sementara air, garam, glukosa, urea, dan molekul kecil lainnya masuk ke Kapsula Bowman membentuk urine primer.
- Reabsorpsi (Penyerapan Kembali): Terjadi di Tubulus Kontortus Proksimal. Sebagian besar air, glukosa, asam amino, dan garam mineral penting diserap kembali ke dalam pembuluh darah. Hasilnya adalah urine sekunder.
- Augmentasi (Penambahan Zat): Terjadi di Tubulus Kontortus Distal. Beberapa zat tambahan seperti ion hidrogen (H+), kalium (K+), amonia, dan beberapa jenis obat disekresikan dari darah ke dalam tubulus. Proses ini membantu mengatur keseimbangan asam-basa dan elektrolit dalam darah. Urine yang terbentuk di sini adalah urine sesungguhnya.
-
Sebutkan tiga macam kelainan pada sistem pernapasan manusia dan jelaskan penyebab singkatnya!
Pembahasan:- Asma: Peradangan kronis pada saluran udara (bronkus dan bronkiolus) yang menyebabkan penyempitan saluran napas, sehingga sulit bernapas. Dapat dipicu oleh alergi, iritan, atau infeksi.
- Bronkitis: Peradangan pada selaput lendir bronkus, biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, atau iritasi akibat asap rokok. Menghasilkan batuk berdahak.
- Emfisema: Kerusakan pada alveolus (kantong udara) di paru-paru, menyebabkan elastisitas paru-paru berkurang dan kapasitas pertukaran gas menurun. Seringkali disebabkan oleh merokok jangka panjang.
-
Apa yang dimaksud dengan sistem saraf otonom? Sebutkan dua divisinya dan jelaskan perbedaan fungsi utamanya!
Pembahasan: Sistem saraf otonom adalah bagian dari sistem saraf tepi yang mengatur fungsi-fungsi organ dalam tubuh secara otomatis, tanpa disadari oleh individu. Sistem ini tidak dapat dikendalikan oleh kemauan sadar. Dua divisinya adalah:- Sistem Saraf Simpatik: Umumnya memiliki efek "fight or flight" (siaga atau lari). Berfungsi meningkatkan detak jantung, melebarkan bronkus, meningkatkan tekanan darah, menghambat pencernaan, dan melebarkan pupil untuk mempersiapkan tubuh menghadapi stres atau aktivitas fisik yang intens.
- Sistem Saraf Parasimpatik: Umumnya memiliki efek "rest and digest" (istirahat dan mencerna). Berfungsi memperlambat detak jantung, menyempitkan bronkus, menurunkan tekanan darah, merangsang pencernaan, dan menyempitkan pupil. Berperan dalam memulihkan energi dan menjaga keseimbangan tubuh saat istirahat.
Bagian C: Studi Kasus/Soal Analisis
Petunjuk: Analisislah kasus berikut dan jawab pertanyaan yang diberikan.
Kasus: Seorang atlet lari maraton mengalami dehidrasi berat setelah pertandingan. Gejala yang muncul meliputi rasa haus yang ekstrem, mulut kering, urin berwarna gelap dan sedikit, denyut nadi cepat namun lemah, serta penurunan tekanan darah. Dokter mendiagnosisnya mengalami kekurangan cairan yang signifikan.
-
Jelaskan bagaimana kekurangan cairan (dehidrasi) dapat memengaruhi fungsi sistem peredaran darah pada atlet tersebut, dikaitkan dengan komponen darah dan organ terkait!
Pembahasan: Dehidrasi menyebabkan penurunan volume plasma darah. Akibatnya, konsentrasi sel darah merah dan komponen lain dalam darah menjadi lebih pekat. Penurunan volume plasma juga berarti berkurangnya jumlah cairan yang beredar, yang kemudian menyebabkan:- Penurunan Tekanan Darah: Karena volume cairan yang memompa lebih sedikit, tekanan yang dihasilkan pada dinding pembuluh darah menurun.
- Peningkatan Denyut Nadi: Jantung berusaha mengompensasi penurunan volume darah dengan memompa lebih cepat untuk mencoba mempertahankan suplai oksigen ke seluruh tubuh. Namun, karena cairan yang dipompa sedikit, denyut nadi terasa lemah.
- Gangguan Sirkulasi ke Organ: Aliran darah ke organ-organ vital mungkin terganggu, yang dapat menyebabkan gejala seperti pusing atau kebingungan (jika terjadi pada otak).
- Gangguan Ekskresi: Ginjal akan mengurangi produksi urine (urin berwarna gelap dan sedikit) untuk menghemat cairan, yang merupakan mekanisme kompensasi.
-
Hormon apa yang paling berperan dalam membantu tubuh mengatasi kondisi dehidrasi seperti yang dialami atlet tersebut? Jelaskan cara kerjanya!
Pembahasan: Hormon yang paling berperan dalam mengatasi dehidrasi adalah Hormon Antidiuretik (ADH) atau Vasopresin. Cara kerjanya adalah sebagai berikut:- Ketika tubuh mengalami dehidrasi, osmoreseptor di hipotalamus akan mendeteksi peningkatan osmolaritas (kekentalan) darah.
- Sinyal ini akan merangsang hipofisis posterior untuk melepaskan ADH ke dalam aliran darah.
- ADH bekerja pada tubulus ginjal (terutama tubulus kontortus distal dan duktus kolektivus) dengan meningkatkan permeabilitasnya terhadap air.
- Akibatnya, lebih banyak air dari filtrat urine akan diserap kembali ke dalam pembuluh darah.
- Hal ini menyebabkan produksi urine berkurang, urine menjadi lebih pekat, dan volume cairan tubuh dapat ditingkatkan kembali. ADH juga dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah (vasokonstriksi), yang membantu meningkatkan tekanan darah.
Penutup
Menguasai materi Biologi Kelas 11 IPA Semester 2 memerlukan pemahaman yang mendalam, latihan yang konsisten, dan strategi belajar yang tepat. Contoh-contoh soal yang disajikan di atas hanyalah sebagian kecil dari berbagai kemungkinan soal yang dapat muncul. Oleh karena itu, siswa disarankan untuk terus berlatih dengan soal-soal dari berbagai sumber, serta aktif bertanya kepada guru apabila ada materi yang kurang dipahami.
Dengan persiapan yang matang, UKK Biologi Semester 2 dapat dihadapi dengan percaya diri, dan menjadi batu loncatan penting dalam perjalanan akademik siswa menuju pemahaman yang lebih luas tentang keajaiban dunia kehidupan. Selamat belajar dan semoga sukses!
